
Pemerintah Kabinet Merah Putih Berkomitmen Atasi Pengangguran
Bisa Jaya, Jakarta – Pada pidato pertama setelah dilantik menjadi presiden, Prabowo Subianto menyatakan bahwa akan berkomitmen untuk mengurangi pengangguran. Pemimpin Indonesia tersebut sadar bahwa masih banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan karena tidak memiliki pekerjaan yang layak.
Menurut data BPS Mei 2024, terdapat 149 juta orang yang kerja, dan ada sekitar 7,2 juta yangi menganggur atau tidak ada pekerjaan. Terkait hal ini, era pemerintahan kabinet merah putih diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan.
Berikut merupakan program yang diciptakan oleh pemerintah kabinet merah putih, yang akan memberikan peluang untuk mengurangi pengangguran di Indonesia
Peningkatan UMKM
Menurut Presiden Prabowo, dengan meningkatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), akan memajukan ekonomi rakyat. UMKM dapat menjadi salah satu cara atau pilar yang dapat menyediakan lapangan pekerjaan. Hal ini bisa mengurangi pengangguran sekaligus bisa memerangi kemiskinan.
Membangun sekolah unggul terintegrasi
Salah satu jurus jitu lainnya dalam mengatasi pengangguran, khususnya di kalangan anak muda, adalah dengan membangun sekolah unggul yang terintegrasi dengan dunia usaha dan industri di setiap kabupaten dan kota.
Menurut data BPS, sebagian besar orang Indonesia bekerja tidak sesuai dengan latar belakang. Kemudian, penyumbang terbesar penangguran itu adalah lulusan SMK. Oleh karena itu, Pembangunan sekolah yang terintegrasi dengan dunia usaha merupakan salah satu kunci untuk mengurangi pengangguran.
Dengan ini nantinya, anak muda, milenial serta gen Z sebagai putra putri terbaik dari setiap daerah, akan menggarap dan mengelola potensi ekonomi di daerahnya.